10 Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan Manusia – Air Kencing / Seni – Kotoran – Tubuhnya
ads
Bahaya kecoa bagi kesehatan manusia harus kita perhatikan, kotoran, air seni, dan tubuh kecoa penuh dengan bakteri. Kebanyakan orang akan merasa geli, jijik, adapula yang takut tatkala melihat serangga berwarna cokelat tua ini lewat. Ya, kecoa namanya. Siapa yang tidak kenal dengan serangga yang hobi hidup di tempat kotor ini. Kecoa selain menjijikan juga dapat menyebarkan virus dan berbagai penyakit kepada manusia dari air kencingnya dan kotorannya. Inilah beberapa informasi tentang bahaya air kencing dan semua yang ada pada badan kecoa.
Air Kencing Kecoa yang Berbahaya
Bahaya air kencing kecoa bagi kesehatan tubuh ternyata dapat memberikan efek membahayakan. Ketika seseorang terkena air kencing kecoa atau kotorannya, mereka akan mengalami berbagai reaksi di tubuhnya, antara lain sebagai berikut :
- Timbulnya gatal pada kulit
- Terjadinya reaksi asma
- Timbul gatal di tenggorokan
- Timbul gatal pada hidung dan mata
- Kulit yang kemerahan
Bahaya Kecoa bagi Manusia
Bukan hanya air kencing dan kotorannya yang membahayakan, hampir semua yang ada di tubuh kecoa berbahaya. Apa saja bahaya kecoa bagi manusia? Berikut penjelasannya.
- Menyebabkan Alergi
Kecoa yang mengeluarkan air liur juga kotoran dapat berakibat pada munculnya alergi. Kulit akan terasa gatal, penyakit asma yang kambuh, sampai mata yang tampak berair (baca : Penyebab alergi kulit).
- Membuat Makanan Jadi Kotor
Sama halnya dengan bahaya makanan yang dihinggapi lalat, Hewan ini merupakan jenis serangga pemakan segala. Makanan manusia, kertas bekas, sabun mandi, dan lainnya. Ketika kecoa hinggap pada makanan kita, maka kemungkinan ia telah mengeluarkan berbagai bakteri juga telur di dalam makanan.Sponsors Link
- Menyebarkan Bakteri
Yang berperan dalam menyebarkan bakteri juga bermacam penyakit adalah air liur kecoa. Bakteri yang hidup di usus kecoa pun sangat membahayakan kehidupan manusia. Bakteri ini dinamakan pseudomonas aeruginosa.
- Makanan Jadi Beracun
Keracunan makanan tidak hanya disebabkan oleh kondisi makanannya (misal makanan telah kadaluarsa) namun juga dapat diakibatkan oleh kecoa yang “berkunjung” ke makanan kita. Bakteri salmonella penyebab tifoid dan paratifoid hidup dalam tubuh kecoa.
- Menyebarkan Penyakit
Berbagai penyakit yang disebabkan oleh kotoran kecoa, air liur, kencing kecoa antara lain adalah demam tifoid atautifus, hepatitis, diare, kolera, TBC.
Hal-hal yang Perlu Dilakukan Terkait dengan Kecoa
- Jaga agar rumah selalu bersih dengan menyapu lantai setiap hari dan sering dipel.
- Kurangi rasa gatal dengan mengompres bagian luka memakai handuk yang dingin.
- Cucian piring yang menumpuk dapat menarik hadirnya kecoa, maka dari itu setelah makan sebaiknya langsung cuci piring.
- Walaupun terasa gatal, sakit di kulit akibat kecoa usahakan jangan sering digaruk untuk menghindari keadaan bertambah parah.
- Kurangi rasa gatal juga dapat dengan konsumsi obat antihistamin seperti CTM.
https://www.google.co.id/webhp?sourceid=chrome-instant&ion=1&espv=2&ie=UTF-8#q=bahaya%20gigitan%20keoa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar